Pembelajaran Edutainment: Tinjauan Filosofis Pendidikan Islam
Abdul Gani Jamora Nasution
- Year
- 2017
- Citations
- 7
Abstract
Praktik pembelajaran yang dimaknai sebagai konsepsi memanusiakan manusia dan mengembangkan potensi peserta didik. Namun, proses yang dilakukan ternyata tidak sedikit fakta pembelajaran dililit dengan kecemasan dan penilaian negatif. Ini tentu didasari perlakuan yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran, terkesan memasung kreativitas peserta didik. Sehingga bermunculan istilah “ada hitler dalam pembelajaran”. Persoalan demikian sangat serius, mengingat paket pendidikan idealnya memanusiakan manusia, menjadi proses penciptaan “robot-robot” yang berwajah manusia. Kesempatan ini, penulis merekomendasikan paper dalam konsepsi teoritis education entertainmen (edutaimen) yakni pendidikan yang menyenangkan. Konsepsi ini juga, diafirmasi melalui nalar filosofis pendidikan Islam. Tujuan akhirnya adalah konsepsi transfer of knowledge and values , menjadi sangat diminati para peserta didik dalam setiap pembelajaran.
Keywords
Related papers
Artificial intelligence: a modern approach
1995
Are we ready for autonomous driving? The KITTI vision benchmark suite
Andreas Geiger, P Lenz, R. Urtasun
2012
TensorFlow: Large-Scale Machine Learning on Heterogeneous Distributed Systems
Martı́n Abadi, Ashish Agarwal, Paul Barham +17 more
2016
Vision meets robotics: The KITTI dataset
Andreas Geiger, Philip Lenz, Christoph Stiller +1 more
2013